Bawaslu Sambas dan Fakultas Studi Islam UNISSAS Matangkan Kolaborasi Pengawasan Partisipatif
|
Sambas – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sambas terus memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi dalam mendorong pendidikan demokrasi dan pengawasan partisipatif. Komitmen tersebut diwujudkan melalui koordinasi dengan Fakultas Studi Islam Universitas Sultan Muhammad Tsafiuddin Sambas (UNISSAS), Kamis (17/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut kerja sama yang telah dibangun antara Bawaslu Kabupaten Sambas dan UNISSAS. Koordinasi dilakukan untuk mematangkan rencana pelaksanaan berbagai program kolaboratif yang dapat melibatkan sivitas akademika, khususnya mahasiswa.
Dalam pertemuan tersebut, Bawaslu dan Fakultas Studi Islam UNISSAS membahas sejumlah peluang kegiatan yang dapat dikembangkan bersama, terutama dalam bidang pendidikan kepemiluan, demokrasi, dan pengawasan partisipatif.
Kolaborasi dengan lingkungan perguruan tinggi dinilai penting karena kampus merupakan salah satu ruang strategis dalam membangun kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda. Mahasiswa tidak hanya memiliki posisi sebagai pemilih, tetapi juga dapat mengambil peran dalam menyebarluaskan pengetahuan kepemiluan dan mendorong partisipasi masyarakat dalam mengawal demokrasi.
Bawaslu Kabupaten Sambas mendorong agar kerja sama yang telah dibangun tidak berhenti pada dokumen formal, tetapi dapat diterjemahkan menjadi program yang konkret, edukatif, dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan kolaboratif tersebut, mahasiswa diharapkan memperoleh ruang untuk memperluas pemahaman mengenai demokrasi dan kepemiluan sekaligus mengembangkan kepedulian terhadap pentingnya pengawasan partisipatif.
Sinergi Bawaslu dengan perguruan tinggi juga menjadi bagian dari upaya mempersiapkan generasi muda yang memiliki pengetahuan, sikap kritis, dan integritas dalam kehidupan demokrasi. Keterlibatan mahasiswa diharapkan dapat memperluas ekosistem pengawasan partisipatif di tengah masyarakat.
Bawaslu Kabupaten Sambas akan terus membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi dan berbagai pemangku kepentingan sebagai bagian dari penguatan pendidikan demokrasi dan pengawasan partisipatif menuju Pemilu 2029.
Dari kampus, tumbuh kesadaran. Dari kolaborasi, lahir pengawasan partisipatif.
Penulis dan Foto: Ds